Jl. Serayu No. 17, Darmo, Kec. Wonokromo, Kota Surabaya IGD & Farmasi 24 Jam (031) 566 9514
Logo Rumah Sakit TNI AU SoemitroRSAU SOEMITROLANUD MULJONO · SURABAYA

RSAU SOEMITRO · LANUD MULJONO

Mengenal lebih dekat.

Perjalanan pengabdian, nilai, dan komitmen Rumah Sakit TNI AU Soemitro.

TENTANG RUMAH SAKIT

Berawal dari Jalan Serayu.

Rumah Sakit TNI AU Soemitro Lanud Muljono berdiri pada tahun 1958, berawal dari serah terima rumah di Jl. Serayu No. 17, Surabaya, antara pihak Belanda dan AURI yang diwakili oleh LU-II Soemitro. Bangunan ini direncanakan sebagai fasilitas sosial berupa rumah sakit.

Pada periode 1967–1971, di bawah kepemimpinan LU-I dr. Rahardjo M., pembangunan fasilitas perawatan dimulai. Rumah sakit kemudian menambah ruang perkantoran, laboratorium, ruang rontgen, serta fasilitas gawat darurat.

Satu ruang operasi dibuka pada tahun 2000 dan bertambah menjadi dua pada tahun 2002, disertai peralatan medis dari Dinas Kesehatan TNI AU. Pada tahun 2006, nama rumah sakit resmi menjadi Rumah Sakit TNI AU Soemitro Lanud Muljono melalui izin Departemen Kesehatan.

Lambang pada sampul Profil RS 2026

Rumah Sakit TNI AU Soemitro

Lanud Muljono, Surabaya
Kepemilikan: Kementerian Pertahanan / Mabes TNI AU.

Informasi kelembagaan mengacu pada Profil RS 2026, halaman 2–3. Unduhan PDF merupakan arsip; nama kepala rumah sakit terbaru tercantum pada bagian struktur organisasi.

NILAI YANG KAMI PEGANG

Visi & misi.

Visi

Menjadi rumah sakit yang profesional dalam menyelenggarakan dukungan kesehatan penerbangan dan pelayanan kesehatan terhadap anggota TNI AU/TNI, PNS dan keluarga serta masyarakat umum.

Misi

  1. Menyelenggarakan dukungan kesehatan yang optimal dalam setiap operasi TNI AU.
  2. Menyelenggarakan pelayanan kesehatan yang bermutu terhadap anggota TNI AU/TNI, PNS dan keluarga serta masyarakat umum.
  3. Meningkatkan profesionalisme rumah sakit secara berkesinambungan.
“Melayani dengan ikhlas, memberikan yang terbaik.”

FUNGSI RUMAH SAKIT

Dukungan dan pelayanan kesehatan.

Dukungan kesehatan

  • Dukungan operasi TNI
  • Dukungan operasi Lanud Muljono

Pelayanan kesehatan

  • Pelayanan anggota dan keluarga
  • Pelayanan masyarakat umum

Disusun dari bagan fungsi RSAU Soemitro pada presentasi Profil 2026, slide 9.

JEJAK PENGABDIAN

Tumbuh bersama masyarakat.

1958

Awal berdirinya rumah sakit

Serah terima rumah di Jl. Serayu No. 17 dari pihak Belanda kepada AURI, yang diwakili LU-II Soemitro, untuk direncanakan sebagai fasilitas sosial rumah sakit.

1960–1967

Para perintis pelayanan

Pengabdian SMU Soemitro (1960–1962), SMU IG. Mursidi (1962–1965), dan LMU Ismail Hamid (1965–1967).

1967–1971

Pengembangan fasilitas perawatan

Pembangunan fasilitas perawatan dimulai di bawah kepemimpinan LU-I dr. Rahardjo M.

2000–2002

Pengembangan kamar operasi

Satu ruang operasi dibuka pada 2000 dan bertambah menjadi dua pada 2002.

2006

Nama RSAU Soemitro

Nama resmi berubah menjadi Rumah Sakit TNI AU Soemitro Lanud Muljono melalui izin Departemen Kesehatan, sebagaimana dicatat dalam profil.

ORGANISASI

Struktur rumah sakit.

Kepala Rumah Sakit TNI AU Soemitro adalah dr. Dicky Putra Perdana, Sp.M. Bagan berikut berasal dari presentasi Profil 2026.

Bagan organisasi RSAU Soemitro: Danlanud, Karumkit, komite, sekretariat, dukungan kesehatan, perawatan umum, penunjang kesehatan, dan gawat darurat. Buka bagan dalam ukuran penuh
Ringkasan struktur organisasi

Karumkit berada di bawah Danlanud, didukung SPI, Komite Medik, Komite Perawatan, Komite Tenaga Kesehatan Lain, serta Sekretariat Rumah Sakit. Bidang pelayanan meliputi dukungan kesehatan, perawatan umum, penunjang kesehatan, dan gawat darurat.

Unit pelayanan mencakup rawat inap, kebidanan, rawat jalan, poliklinik spesialis, gigi, radiologi, laboratorium, farmasi, rekam medis, serta IGD. Bagan juga memuat tim PPI, PKRS, K3 RS, TB DOTS, HIV, IPSRS, PMKP, MRMIK, STUNTING, PONEK, dan PPRA.

Sumber bagan: Profil 2026.pptx, slide 10. Nama kepala RS mengikuti konfirmasi pengelola; susunan jabatan lain mengikuti dokumen.

LANGKAH KE DEPAN

Pengembangan & prestasi.

Profil 2026 mencatat arah pengembangan berupa peningkatan kapasitas menuju 100 tempat tidur, digitalisasi rekam medis, pengembangan kompetensi SDM, dan kolaborasi dengan rumah sakit rujukan serta universitas di Surabaya.

Kapasitas rumah sakit adalah 50 tempat tidur, sesuai konfirmasi pengelola.

2020Penghargaan Wali Kota Surabaya terkait penanganan COVID-19.
2022Sertifikasi akreditasi rumah sakit tingkat Paripurna.
2023Faskes Tk. IV/D terbaik pada pelayanan JKN.

Riwayat prestasi berdasarkan Profil RS 2026, halaman 7. Tahun menunjukkan waktu pencapaian dalam sumber.